Di Jahili Penghuni Gunung Gede Pangrango

Gunung Gede Pangrango Salam lestari, nama saya Rian asal Jakarta, Izinkan saya menceritakan sedikit peristiwa horor saya dan teman-tema...

Gunung Gede Pangrango
Salam lestari, nama saya Rian asal Jakarta, Izinkan saya menceritakan sedikit peristiwa horor saya dan teman-teman saya alami saat naik Gunung Gede Pangrango.
Sekitar akhir bulan oktober 2015. Berawal dari obrolan santuy, saya bertiga di teras rumah teman saya sebut saja namanya bebol, akhirnya teman saya yang bernama iwan yang datang sebagai tamu dari bekasi mencetuskan sebuah hasrat untuk melakukan pendakian ke Gunung Gede Pangrango. Setelah berdiskusi cukup alot untuk penentuan tanggalnya, harus pilih jalur via mana, akhirnya saya bertiga fix telah memutuskan pemberangkatan di tanggal 6 November 2015 hari jumat malam saya berangkat dari rumah naik via cibodas.

Singkat cerita setelah hari H, teman saya si iwan ingin mengajak temannya yang masih pemula namanya Edi dan mereka memutuskan berdua naik kendaraan motor langsung ketemuan di Basecamp Cibodas dari Bekasi. Setelah saya sampai di Basecamp Cibodas malam sabtu nya ketemu lah saya dan si iwan beserta temannya si Edi. Keesokan harinya hari sabtu kami bangun terlalu siang sekitar jam 10 kami berempat baru bangun, alhasil berangkat naiknya pun agak siang sekitar jam setengah 12 kami stari dari Basecamp Cibodas.

Belum setengah perjalanan baru sampai pos telaga biru hujan lebat mengiringi perjalanan saya dan teman-teman alhasil perjalanan pun jadi terlambat, saya baru sampai di pos kandang batu jam 7 malam dan hujan masih saja turun, tiba-tiba teman saya Edi yang masih pemula badannya menggigil hebat bibirnya biru wah di situ kami bertiga mulai panik. Akhirnya saya keluarin semua yang ada di tas saya, matras foil dan Sleeping Bag sam thermal blanket, langsung saya buatin shelter darurat dari flysheet dan saya lucuti semua pakaian teman saya yang basah satu persatu saya ganti dengan yang kering. Alhamdulillah gejala hipotermia mulai agak reda, tadinya saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan lagi sampai pos kandang badak alasannya saya ga mau buka tenda di pos kandang batu karena saya pernah ditemui sosok anak kecil sedang lari-larian di pos itu, tapi apalah daya situasi nya ga memungkinkan terpaksa saya mengalah dan akhirnya saya ngecamp di pos kandang batu lagi pula ada 1 tenda yang nge camp di pos itu.

Situasi malam makin mencekam dengan di iringi hujan lebat dan petir yang menggelegar hebat. Sekitar jam 11 malam saya mendusin bangun karena tiba-tiba dada saya nyesek akhirnya saya duduk, saya lihat di sebelah kiri saya ada bayangan hitam dari luar ikutan duduk, saya coba rebahan lagi bayangan hitam itu mengikuti saya rebahan, saya duduk sontak saya kaget saya pikir itu bayangan saya ternyata bukan.

saya bangunin si Bebol "bol bangun bol" Tapi si Bebol tetep ga mau bangun. Saya lihat si Edi masih nyaman dengan tidurnya. Akhirnya saya paksa tidur sampai menjelang subuh. Pas subuh sekitar jam 4 saya bangun lagi mau buang air kecil pas keluar tenda saya kaget bukan main saya ngeliat pohon besar tinggi menjulang ada 3 orang anak kecil sedang main perosotan di batang pohon itu.

Astagfirullah saya liatin anak kecil itu sambil saya tetap buang air kecil. Akhirnya saya masuk tenda lagi. Setelah itu semuanya bangun, tepat pukul 5 subuh saat hendak melanjutkan perjalanan summit ke puncak Gede setelah semuanya sarapan dan hanya bawa botol air minum saja tenda dan semua peralatan saya tinggal di pos kandang batu.

Tapi yang saya heran tenda semalam yang ada di sebelah saya sudah ga ada lagi, akh sudahlah kami semua berfikir positif aja mungkin tuh orang udah jalan duluan sebelum kami bangun subuh, dan Alhamdulillah jam 9 pagi kami semua sampai ke puncak Gunung Gede Pangrango. Setelah berfoto selfi manja, saya dan teman-teman melanjutkan turun kembali via Cibodas.

Sampailah di pos kandang batu jam 1 siang, lanjut packing, baru saja beberapa langkah dari pos kandang batu ko rasa-rasanya tas carrier saya lebih berat dari sebelumnya yah bahkan 3 kali lipat dari sebelumnya. Hadeuhhh tapi yah sudahlah saya nikmatin saja dengan jalan langkah yang tertatih-tatih melewati bebatuan menurun, akhirnya saya sampai di pos panyangcangan (pos pertigaan air terjun cibeureum).

Dan saya langsung istirahat di sana dengan posisi duduk tapi ko seperti ada yang nindihin pundak saya jadi semakin berat aja beban carrier saya sampai-sampai ga bisa saya gendong itu tas carrier saya. Si mamang yang biasa jualan di pos panyangcangan ga tau siapa namanya (soalnya saya ga nanya siapa namanya hehee) dan beliau juga kebetulan mau turun, tiba-tiba nyamperin saya dan nepak pundak saya serta tas carrier saya sambil ngomong "Ulah jail sia ka pendatang jug balik ka luhur". Artinya " Jangan jahil kamu sama pendatang !! sana balik ke atas". Sambil baca doa si mamang itu, alhamdulillah beban tas saya kembali dengan normal.


Saya ucapkan hatur nuhun buat si mamang, lalu saya melanjutkan perjalanan lagi, sampai di pos telaga biru sontak lagi saya melihat kuntilanak lewat di belakang si iwan, ternyata kata si Iwan sesudah saya cerita di Basecamp dia juga diikutin kuntilanak dari pos kandang badak sampai pos telaga biru.

Hadeuuhhhh saya bilang bener-bener dah pada jahil banget penghuni Gunung Gede Pangrango. Tapi Alhamdulillah kami semua turun dengan selamat.



Terima Kasih Salam Lestari

COMMENTS

Name

Acara,5,Cerita Pendaki,8,Destinasi,1,Equipment,3,Info Pendakian,3,Jalur Pendakian,6,Logistik,9,News,33,Pendaki Pemula,9,SOP Pendakian,3,
ltr
item
Tapak Tilas Adventure: Di Jahili Penghuni Gunung Gede Pangrango
Di Jahili Penghuni Gunung Gede Pangrango
https://1.bp.blogspot.com/-Z_VoeAtiMcg/XfIHbuB0bGI/AAAAAAAAAgk/hnzNoPbg1_YoOlRLnNUa881vq6J68gYawCLcBGAsYHQ/s640/gede_optimized.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Z_VoeAtiMcg/XfIHbuB0bGI/AAAAAAAAAgk/hnzNoPbg1_YoOlRLnNUa881vq6J68gYawCLcBGAsYHQ/s72-c/gede_optimized.jpg
Tapak Tilas Adventure
https://www.tapaktilasadventure.my.id/2019/09/jahilnya-penguhuni-gunung-gede-pangrango.html
https://www.tapaktilasadventure.my.id/
https://www.tapaktilasadventure.my.id/
https://www.tapaktilasadventure.my.id/2019/09/jahilnya-penguhuni-gunung-gede-pangrango.html
true
413381342293131420
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy